Profil & Biodata Jonathan Christie

Indonesia selalu tak pernah kehabisan cara untuk menelurkan atlit bulutangkis yang berbakat.

Nama Jonatan Christie atau yang akrab disapa Jojo digadang – gadang akan mampu menjadi suksesor Taufik Hidayat dimasa mendatang, nama Jojo sendiri benar – benar dikenal publik setelah sukses dalam ajang Asian Games 2018 dan terkenal dengan selebrasi buka bajunya.

Berikut artikel yang akan mengulas perjalanan karir Jonatan Christie hingga saat ini.

Biodata Jonathan Christie

NamaJonatan Christie
Tempat, Tgl LahirJakarta, 15 September 1997
ProfesiAtlit Bulutangkis
Orang TuaAndreas Adi (Ayah), Marlana Djaja (Ibu)

Profil Jonatan Christie

Jonatan Christie memang bisa dibilang paket lengkap seorang Atlit dimana dia memiliki fisik yang atletis dan wajah yang rupawan. Banyak penggemar Jonatan Christie dari kaum hawa yang tak sesekali berteriak gemas ketika Jojo melakukan smash – smash keras ketika bertanding. 

Menapaki karir menjadi atlit bulutangkis sejak usia dini memang tak mudah seperti apa yang kita bayangkan. Jojo mengakui harus mengorbankan masa kecil nya untuk berlatih, berlatih, dan berlatih yang kadang membuatnya jenuh dan ingin menyerah. Kehadiran orang tua nya yang selalu mendukung Jojo secara total berhasil membuatnya bangkit dan mendulang berbagai penghargaan.

Jojo sudah menjadi Atlit yang berprestasi sejak muda baik dalam kompetisi skala regional, dan nasional hingga turnamen berkaliber Internasional. Penampilan apik Jojo saat bertanding serta mengharumkan nama bangsa indonesia di berbagai turnamen membuatnya mendapatkan penghargaan Satya Lencana yang dianugerahkan langsung dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Saat ini Jonatan Christie menjadi tumpuan utama Tim Nasional Bulutangkis Indonesia dalam kategori Men Single dengan partner sejawatnya Anthony Sinisuka Ginting. Target utama Jojo saat ini adalah untuk mampu menembus Olimpiade Tokyo 2020 dan membawa pulang medali emas.

Masih banyak fakta menarik dan informasi – informasi tentang Jonatan Christie yang akan kita ulas lebih mendalam di bawah ini, jadi tetap pantengin trus ya artikel Profil dan Biodata Jonatan Christie.

Menjadi Atlit Bulutangkis 

Atlit kelahiran Jakarta, 15 September 1997 ini setidaknya sudah menggeleuti dunia bulutangkis selama 15 tahun. Jojo memulai karirnya sebagai atlit bulutangkis ketika berusia 6 tahun, ketika Jojo disibukan memilih olahraga apa yang akan menjadi ekstrakulikulernya saat bersekolah sang ayah mengarahkanya untuk memilih bulutangkis.

Orang tuanya menyarankan bulutungkis dengan alasan olahraga tersebut lebih safety dan aktivitasnya banyak di dalam ruang, sedangkan saat itu Jojo gemar berolahraga semua jenis olahraga dia ikuti seperti sepak bola, dan bola basket.

Akhirnya Jojo menuruti keinginan Orang tuanya dan mulai mengembangkan bakatnya di dunia badminton dengan bergabung di Taurus Badminton Club di Jakarta. Jojo tidak menyianyiakan bakat nya dengan latihan keras yang kerap membuatnya jenuh dan tidak bisa bermain seperti anak kecil lainya karena waktunya banyak tersita untuk badminton.

Namun perjuangan Jojo berhasil dibayar manis dimana Jonatan Christie mampu mengalungi medali emas pada Olimpiade Pelajar Sekolah Dasar se Asia Tenggara di Jakarta pada 2008 dan menjadi Juara pertama dalam turnamen ASTEC OPEN IV 2008. 

Usia Jojo saat itu baru menginjak 11 tahun namun sudah berhasil mengoleksi 7 piala kejuaraan badminton baik skala regional DKI Jakarta, Nasional, bahkan Internasional. Dengan torehan prestasi yang membanggakan sekaligus mengharumkan nama Indonesia, Presiden Soesilo Bambang Yudhyono menganugerahkan Satya Lencana pada Jonatan Christie di tahun 2009.

Karir Profesional  

Sukses diusia belia tak membuat Jonatan puas diri dia memutuskan bergabung dengan klub badminton profesional PB Tangkas untuk mengasah kemampuan dan bakat bulutangkisnya. Di tahun 2013 saat Jonthan berusia 15 tahun dia kerap dipanggil untuk mewakili Indonesia dalam berbagai turnamen skala internasional.

Trofi pertama Jojo dalam karir profesionalnya adalah pada ajang Indonesia International Challange dengan mengalahkan wakil dari Indonesia Alamsyah Yunus yang lebih senior darinya dengan skor telak 21 -17 dan 21 – 10. Dengan status sebagai juara bertahan Jojo gagal mempertahankan pialanya pada ajang yang sama di tahun 2014, Jojo harus mengakui keunggulan atlit veteran dari Korea Selatan yaitu Lee Hyun il dalam pertandingan 5 set.

Jonatan Christie menjadi tumpuan tim nasional Indonesia dalam menghadapi Kejuaraan Dunia Junior BWF dan Kejuaraan Asia Junior BWF. Jojo tidak sendiri ada Anthony Sinisuka Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa yang juga mewakili Indonesia dalam turnamen tersebut.

Di tahun 2015 Jojo mulai aktif dalam berbagai turnamen senior dengan level yang lebih tinggi seperti Grand Prix, Grand Prix Gold, Super Series, dan Super Series Premiere. Jonatan juga terpilih untuk bergabung dengan Tim Nasional Bulutangkis senior dan bertanding bersama dengan Mohammad Ahsan, Hendra Setyawan, Tantowi Ahmad, dan Tommy Sugiarto dalam turnamen Sudirman Cup 2015, Sea Games 2015, Piala Thomas 2016, Sudirman Cup 2017, dan Sea Games 2017.

Jojo mulai menarik perhatian bulutangkis Internasional setelah berhasil mencapai perempat final dalam ajang Indonesia Open Superseries Premiere 2015, dalam turnamen tersebut Jonatan berhasil membalaskan dendamnya di tahun 2014 setelah berhasil mengalahkan Lee Hyun Il. 

Tak sampai disitu Jonthan juga berhasil mengalahkan Dewa Badminton China yaitu Lin Dan saat bertanding dalam ajang Indonesia Open Super Series 2016 dengan skor yang sangat meyakinkan 2 set langsung 21 – 12 dan 21 – 12. Dengan performa yang gemilang Jojo mulai diperhitungkan dalam kategori tunggal putra dari para pesaing nya.

Sea Games 2017 menjadi ajang untuk Jojo untuk menunjukan kemampuanya, pada turnamen tersebut Jonatan berhasil menyabet medali emas Sea Games yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia setelah menaklukan wakil dari Thailand yaitu Khosit Phetpradab dengan skor 21 – 19 dan 21 -10. 

Tak hanya medali emas Sea Games Jojo juga berhasil merebut piala di turnamen Korea Open Super Series 2017. Pada turnamen tersebut terjadi All Indonesian Final dimana Jonatan Christie mengalahkan teman sejawatnya Anthony Sinisuka Ginting dengan pertarungan yang cukup sengit dalam 3 set dengan skor 13 – 21, 21 – 19, 20 – 22.

Pada tahun 2018 menjadi puncak karir Jonatan Christie selama dia menjadi Atlit Bulutangkis Profesional, rakyat Indonesia dibuat terkagum – kagum dengan perjuanganya yang berhasil merebut medali emas Asian Games 2018 di Indonesia. Dengan dukungan ribuan penonton di Istora Senayan Jojo tampil dengan performa terbaiknya dengan mengalahkan pemain unggulan ke 4 asal China Taipei yaitu Chou Tien Chen.

Pertarungan yang sangat sengit dan mendebarkan membuat para penonton di Istora maupuan layar Televisi menjadi Tegang, Jonatan Christie sukses menuntaskan perlawanan Chou Tien Chen dalam rubber dengan skor 21 -18, 22 – 20, dan 21 – 15. Faktor penonton dan juga gemblengan keras pelatih Hendri Kurniawan menjadi kunci sukses Jojo merebut medali emas Asian Games. 

Pada turnamen tersebut Jojo semakin dikenal dengan selebrasa membuka baju ketika usai bertanding yang membuat para penontonya berteriak gemas terutama kaum hawa. Di tahun 2019 ini setidaknya Jojo sudah mengoleksi trofi Selandia Baru Terbuka super 300 dan berhasil naik ke peringkat 4 Tunggal Putera menggeser Chen Long setelah berhasil menembus final dalam ajang Jepang Terbuka Super 750.

Saat ini Jojo sedang terfokus menghadapi turnamen Badminton World Cup 2019 di Basel, Swiss dan mempersiapkan diri untuk dapat tembus ke ajang Olimpiade yang akan diselenggrakan pada tahun 2020 di Jepang.

Sisi Lain Kehidupan Jojo

Tak lengkap rasanya jika kita hanya membahas karir bulutangkis Jonatan Christie, ada beberapa fakta dan informasi menarik yang mungkin belum kamu ketahui dari pemenang Asian Games 2018 ini. Apalagi bagi kamu yang negfans banget sama Jojo wajib banget menyimak ulasan di bawah ini, yuk kita simak bareng.

Yang pertama adalah, Jonthan Christie pernah tampil dalam layar lebar untuk film King. Film King sendiri mengisahkan perjalanan hidup dan karir atlit bulutangkis Indonesia yaitu Liem Swie King. Film biografi tersebut disutradarai oleh Ari Sihasale dan resmi tayang pada 2009, dalam Film tersebut banyak mengundang atlit bulutangkis senior seperti Ivana Lie, Maria Kristin, Hariyanto Arbi, Hastomo Arbi, dan banyak lainya.

Tak hanya atlit senior para atlit bulutangkis generasi muda juga diundang untuk mengambil peran dalam film tersebut sepert Kevin Sanjaya, Rafiddias Akhdan, Cisita Joity, Uswatun Khsanah, dan Intan Dwi Jayanti.

Kedua ternyata Jojo hobi mendokumentasikan aktivitas nya ketika tidak sedang berlatih atau mengikuti turnamen, salah satu momen yang kerap dia abadikan adalah ketika sedang mengcover sebuah lagu. Vlog tersebut dapat dilihat dari channel Youtube nya yang bernama Jonatan Christie, saat ini Jojo sudah mendapatkan 188K subscriber, dan telah mengunggah sebanyak 24 Video.

Tak hanya memiliki suara yang merdu ternyata Jonatan Christie juga memiliki jiwa sosial yang tinggi, hal itu terlihat dalam unggahan video di channel Youtubenya nampak Jojo sedang mengunjungi Kota Palu yang telah terkena bencana alam Gempa dan Tsunami. Dalam video tersebut nampak Jojo sedang menghibur para korban bencana terutama anak – anak dengan mengajaknya bermain badminton.

Dalam wawancara lain Jonatan juga menyatakan keprihatinannya dengan bencana Gempa yang menimpa daerah lombok dan sekitarnya, Jonatan memutuskan untuk menyumbangkan sebagian hasil bonus dari turnamen Asian Games 2018 untuk dibangung sejumlah sekolah dan masjid. Akibat gempa besar yang melanda lombok menyebabkan beberapa sekolah dan tempat ibadah rubuh sehingga hal tersebut lah yang menggugah hati Jonatan Christie.

Dalam akun Instagramnya Jonatan tak hanya mengunggah foto ketika dia mengikuti turnamen atau berhasil menjadi juara, namun tak jarang Jonatan mengabadikan hal-hal disekitarnya dengan mempotret lokasi tersebut. Hobi fotografi Jojo memang sudah cukup lama dan dia unggah hasil jepretannya tersebut dalam sorotan “Joomotret”, objek yang kerap Jojo unggah antara lain keindahan kota, dan kehidupan sehari-hari ibukota.

Tak hanya bulutangkis Jonatan Christie juga gemar bermain sepak bola seperti diketahui bahwa Jojo merupakan fans berat dari Liverpool F.C yaitu klub sepakbola asal Inggris yang terkenal dengan julukan The Reds. Jojo berharap dapat menyambangi markas Liverpool F.C yaitu Anfield Stadium namun sayang hingga saat ini keinginan Jonatan tersebut belum dapat terwujudkan.

Kategori Tokoh

Tinggalkan komentar